ABSTRAK pendidikan yang besar di Indonesia. Ketika penelitian

ABSTRAK

Website merupakan salah satu sumber informasi utama dan
sebagai tempat untuk menyimpan data serta berbagi informasi bagi hampir semua
kalangan, baik secara individu, kelompok, ataupun institusi. Pada level perguruan
tinggi, keberadaan website merupakan hal mutlak yang tidak bisa dihindarkan.
Website bagi perguruan tinggi adalah sebagai gambaran performance yang
dimilikinya, untuk penyampaian berbagai hal ilmiah ataupun prestasi-prestasi
yang diperoleh. Perguruan tinggi swasta (PTS) di Indonesia semakin banyak, di
Malang – Jawa Timur terdapat puluhan PTS, salah satu diantaranya telah masuk
pada peringkat TOP 100 Indonesia yang dinilai oleh Webometric dan 4ICU tahun
2015, namun untuk PTS yang lainnya belum mencapai peringkat tersebut.
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan memperingkat website PTS yang
berada di Malang. Website yang berhasil ditemukan sebanyak 29 PTS yang memiliki
domain .ac.id. Kriteria penilaian yang digunakan adalah load time, page rank, broken
link, markup validation, css validation, backlinks, rich files. Pengambilan
data website menggunakan metode automated website evaluation, kemudian
diperingkat dengan menggunakan metode Linear Weightage Model (LWM). Hasil
perangkingan tersebut juga dibandingkan dengan hasil perangkingan TOP 100
perguruan tinggi Indonesia versi Webometric dan 4ICU tahun 2015. Hasil
menunjukan bahwa perbandingan hasil perangkingan pada penelitian ini dengan
perangkingan Webometric dan 4ICU adalah signifikan sama, terbukti bahwa website
milik UMM menduduki peringkat yang sama pada kedua versi perangkingan tersebut.
Hasil lain pada penelitian ini adalah bahwa PTS di Malang sudah mulai
memperbaiki kualitas website-nya pada beberapa kriteria, namun khusus pada
kriteria rich files banyak PTS yang masih mengabaikannya.

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

Kata kunci: webometric, 4ICU, automated website evaluation,
linear weightage model, perguruan tinggi swasta

 

 

 

PENDAHULUAN

Pertumbuhan jumlah perguruan tinggi di Indonesia khususnya
perguruan tinggi swasta  (PTS) sangat
pesat, berdasarkan data yang diperoleh dari Kementrian Pendidikan Nasional
Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi pada tahun 2010  sebanyak 
3098  PTS1  bertambah 
menjadi

4027 PTS pada tahun 20152. Bertambahnya jumlah perguruan
tinggi juga berdampak pada semakin banyaknya jumlah website perguruan tinggi.
Memiliki website merupakan jalan yang paling efisien dan murah bagi perguruan
tinggi untuk mendorong semua kegiatan akademiknya: pendidikan, penelitian, dan
transfer pengetahuan3, hal ini tentunya sejalan dengan Tri Dharma Perguruan
Tinggi yang dijalankan oleh seluruh perguruan tinggi Indonesia. Salah satu
tolok ukur yang digunakan dalam penilaian suatu perguruan tinggi adalah
penilaian terhadap website yang dimilikinya. Website perguruan tinggi berfungsi
untuk menunjukkan apa saja kegiatan yang diselenggarakan perguruan tinggi
tersebut, semakin banyak yang mengakses dan berkomunikasi melalui website
tersebut menunjukkan adanya kepercayaan dari masyarakat.

 

Malang merupakan salah satu kota pendidikan yang besar di
Indonesia. Ketika penelitian ini dilaksanakan terdapat tiga perguruan tinggi
negeri dan puluhan perguruan tinggi swasta yang rata-rata sudah berdiri lama.
Perguruan tinggi negeri dan swasta di Malang juga berlomba-lomba untuk
memperbaiki kualitas website-nya untuk mengejar predikat kampus unggulan yang
ditunjukkan melalui teknologi informasi dan komunikasi, terlebih lagi untuk
masuk pada database penilai universitas dunia, diantaranya yaitu Webometric
(http://www.webometrics.info) dan 4 International Colleges & Universities
atau 4ICU (http://www.4icu.org). Webometric memulai pemeringkatan website
perguruan tinggi pada tahun 2004 dengan menggunakan gabungan indikator yang
disebut WR, antara lain: jumlah halaman website (25%), jumah file pdf, ps, doc
dan ppt (12.5%), jumlah publikasi yang masuk di Google Scholar Database (12.5%)
dan jumlah external inlinks (50%)3. Sedangkan 4ICU melakukan penilaian
berdasarkan kepopuleran situs yang dimiliki oleh 11.307 perguruan tinggi di
seluruh dunia yang telah terakreditasi, komponen penilaian yang digunakan 4ICU
adalah Google Page Rank,

 

 

 

Alexa Traffic Rank, dan Majestic SEO (Referring Subnets,
Trust Flow)4.

Perguruan tinggi swasta yang notabene didirikan dari hasil
kerjasama masyarakat dalam bentuk yayasan, juga mendorong kualitas publikasi
kampusnya melalui website. Pada saat 
penelitian ini dikerjakan, terdapat 29 PTS yang memiliki website yang
dapat diakses dan memiliki domain “.ac.id”. Webometric dan 4ICU tahun
2015 mengeluarkan data TOP 100 perguruan tinggi di Indonesia namun hanya satu
kampus swasta di Malang yang bisa masuk pada peringkat tersebut, yaitu
UMM56. Untuk mengetahui capaian kampus swasta lainnya, maka perlu dilakukan
penilaian independen sehingga dapat diketahui capaian masing-masing website PTS
lainnya. Secara umum, terdapat dua metode yang dapat dipakai untuk evaluasi
website, yaitu non- automated website evaluation dan automated website
evaluation7. Non-automated website evaluation merupakan evaluasi yang
bedasarkan pada sudut pandang user/expert terhadap sebuah website berdasarkan
kriteria penilaian atau perameter tertentu. Dikarenakan evaluasi menggunakna
metode ini membutuhkan user dan atau expert, sehingga kadang memunculkan sudut
pandang yang berbeda dalam menilai dan membutuhkan cost yang relatif besar.
Automated website evaluation adalah evaluasi yang menggunakan alat bantu (tool)
yang didapat secara online dan bebas digunakan serta tanpa melibatkan user dan
atau expert sehingga cost yang dikeluarkan lebih kecil. Metode automated
website evaluation dapat digunakan untuk deteksi dini timbulnya potensi error
sehingga memudahkan bagi website desainer atau administrator untuk memperbaikinya8.
Penelitian ini menghasilkan peringkat website perguruan tinggis swasta di
Malang, selain itu hasil dalam penelitian ini juga dibandingkan dengan
penilaian oleh Webometric dan 4ICU.

Adapun batasan masalah pada penelitian ini adalah:

Data perguruan tinggi swasta (PTS) di Malang yang digunakan
dalam penelitian adalah bersumber dari Pangkalan Data Pendidikan Tinggi
Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (PDDIKTI) 2015.

Jenis PTS yang digunakan dalam penelitian ini adalah:
universitas, institut, dan sekolah tinggi.

Kriteria penilaian yang digunakan adalah load time, page
rank, broken link, markup validation, css validation, backlinks, dan rich

METODOLOGI PENELITIAN

Alur dari penelitian ini secara garis besar ditunjukkan pada
Gambar 1.

 

Gambar 1. Alur penelitian

 

Automated Website Evaluation

Evaluasi berarti untuk memeriksa dan menilai dengan
hati-hati berdasarkan parameter yang ditentukan. Evaluasi website dapat
dilakukan melalui pendekatan sudut pandang pengguna (user), dari sudut pandang
website designer/administrator, atau dari sudut pandang keduanya9. Metode
automated website evaluation bekerja dengan memeriksa kode sumber dari halaman
web dengan menggunakan suatu “alat” untuk menentukan kompatibilitas
website dengan pedoman yang ditetapkan, pedoman ini dapat mencakup pedoman atau
panduan yang diterima dalam komunitas tertentu dan diterima secara
universal10.

 

Linear Weightage Model (LWM)

Metode ini pada dasarnya digunakan untuk normalisasi
nilai78. Langkah pertama dalam evaluasi website adalah menentukan kriteria
apa saja yang akan digunakan untuk menilai website. Kriteria-kriteria yang
dihasilkan diidentifikasi untuk dibedakan menjadi threshold minimum dan
maximum. Kriteria dikelompokkan, apabila nilai kriteria bertipe “nilai
besar lebih baik” maka dimasukkan dalam kelompok threshold minimum, dan
apabila nilai kriteria bertipe “nilai kecil lebih baik” maka
dimasukkan dalam kelompok threshold maximum. Rumus yang digunakan adalah
sebagai berikut:

 

files.

Website PTS yang diteliti hanya yang dapat diakses dan
memiliki domain “.ac.id”.

Data Webometric dan 4ICU yang diambil sebagai pembanding
adalah daftar TOP 100 perguruan tinggi Indonesia tahun 2015.

 

 

 

  

                

 

      

 

      = nilai kriteria
bertipe threshold

maximum

(1)

 

(2)

 

 

 

      = nilai kriteria
bertipe threshold

minimum

max = nilai tertinggi pada kriteria yang

sama

min = nilai terendah pada kriteria yang

sama

website = nilai kriteria yang akan dinorma-

lisasi

 

HASIL DAN PEMBAHASAN

Data PTS di Malang

Pada tahapan ini dilakukan pengumpulan data website resmi
milik PTS di kabupatan dan kota Malang yang dapat diakses dan memiliki domain
“.ac.id” menggunakan mesing pencari Google. Dari hasil pencarian
ditemukan sejumlah 29 PTS (13 universitas, 3 institut, dan 13 sekolah tinggi).

 

  Tabel 1. PTS Jenis
Universitas

   Kode

Nama

Alamat Website

U1

UMM

http://www.umm.ac.id

U2

UNMER

Universitas Merdeka Malang

U3

UKWK

Informasi

U4

UNISMA

http://www.unisma.ac.id

U5

UNIDHA

http://www.wisnuwardhana.ac.id

U6

UWG

http://widyagama.ac.id

U7

UNIKAMA

http://unikama.ac.id

U8

UNIGA

Welcome

U9

Univ. Ma Chung

http://www.machung.ac.id

U10

UNIRA

http://uniradenrahmat.ac.id

U11

UT Malang

http://www.malang.ut.ac.id

U12

UKWK

Informasi

   U13

UNITRI

Universitas Tribhuwana Tunggadewi

 

  Tabel 2 PTS Jenis
Institut

   Kode

Nama

Alamat Website

I1

ITN Malang

I2

IKIP Budi Utomo

http://www.ikip

budiutomo.ac.id/

   I3

Institut Pertanian Malang

Home

 

   Kode

Nama

Alamat Website

S1

STT Malang

http://www.stt.ac.id

S2

STIKI

Home

S3

STIA Malang

http://www.stia-malang.ac.id

S4

STIBA Malang

http://www.stiba-malang.ac.id

S5

STIE Malangkuçeç-wara

Landing Page

S6

STIE Kertanegara Malang

http://stiekma.ac.id

S7

STPP Malang

http://www.stppmalang.ac.id

S8

STT STIKMA Internasional

STT STIKMA Internasional

S9

STIKEN Jaya Negara Malang

http://www.stiekn.ac.id

S10

STIKES Kendedes Malang

http://stikeskendedes.ac.id

S11

STIKES Kepanjen Malang

http://stikeskepanjen- pemkabmalang.ac.id

S12

STIPAK

http://www.stipak-dh.ac.id

   S13

STIH Sunan Giri

http://stih-malang.ac.id

 

  Tabel 3 PTS Jenis
Sekolah Tinggi

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kriteria Penilaian

Adapun kriteria penilaian yang digunakan dalam penelitian
ini dapat dilihat pada tabel 4 dibawah ini. Setiap kriteria dibedakan tipe
threshold-nya untuk keperluan perhitungan pada metode LWM.

  Tabel 4 Kriteria
Penilaian

Kriteria

Keterangan

Thres-

  hold

Studi

Literatur

Load time

Lama waktu website untuk tampil pada browser, satuan detik

max

7811

Page rank

Peringkat website di

Google Page Rank

min

78

Broken link

Jumlah tautan yang

error

max

78

Mark-up

validation

Jumlah kode HTML

yang error

max

7

CSS

validation

Jumlah kode CSS

yang error

max

1012

13

Backlinks

Jumlah backlink

min

14

Rich files

Jumlah file bertipe

.doc, .pdf, .ppt di

  website

min

14

3

 

Load time adalah salah satu faktor paling penting yang
mempengaruhi usability, sebagian besar pengguna internet akan meninggalkan
website jika gagal untuk memuat halaman dalam rata-rata 8 detik11. Load time
sangat tergantung pada konten yang tersedia pada website, termasuk pada ukuran
(dalam byte) HTML, gambar, flash, script15. Semakin kecil ukuran, semakin
cepat untuk website ditampilkan. Ukuran website yang baik adalah kurang dari 64
Kbytes7. Load time juga tergantung pada kecepatan transmisi koneksi internet,
Load time = size in bits/transmission rate in bits persecond. Semisal terdapat
1500 byte data website diakses menggunakan modem dengan kecepatan 56K maka akan
mengambil waktu selama 214 milidetik16. Page rank merupakan perankingan yang
dilakukan oleh Google berdasarkan jumlah link dan reputasi dari link yang
menuju ke suatu halaman. Broken link adalah tautan yang hilang pada website,
dapat berupa link dan file. Markup validation digunakan untuk memeriksa kode
dan struktur HTML yang sesuai dengan aturan World Wide Wibe Concortium (W3C).
CSS validation digunakan untuk  memeriksa
kode dan struktur CSS yang sesuai dengan aturan World Wide Wibe Concortium
(W3C). Backlinks yaitu jumlah tautan eksternal yang merujuk pada website
perguruan tinggi. Rich files adalah jumlah file yang terdapat dalam website
yang terindex oleh Google. Cara mencari pada penelitian ini adalah dengan
memanfaatkan search engine Google, dengan menggunakan keyword “filetype:
site:“.

Setiap kriteria memiliki tingkat kepentingan atau prioritas
yang berbeda. Oleh karena itu setiap kriteria harus diberi bobot. Load time
lebih penting daripada page rank, dalam kasus ini bobot diadopsi dari
penelitian 17 yaitu load time (9), page rank (7), broken link (1), markup
validation (2), dan dari penulis juga memberi bobot untuk kriteria  yang lain yaitu css validation (2), backlinks
(3), rich files (7). Sehingga total bobot adalah 31.

 

 

 

Tool Penilaian

Adapun tool yang digunakan untuk mengambil data (nilai)
untuk proses automated website evaluation pada setiap kriteria dapat dilihat
pada tabel 5.

 

Tabel 5 Tool Penilaian

Kriteria

Alamat tools

Load time

http://www.webpagetest.org

Page rank

http://www.prchecker.info

Broken link

http://www.deadlinkchecker.com

Markup validation

http://validator.w3.org

Css validation

http://jigsaw.w3.org/css-validator

Backlinks

http://smallseotools.com/backlink-checker

   Rich files

http://google.com

 

Penilaian Website Berdasarkan Kriteria

Data nilai PTS dapat dilihat pada Tabel 6, 7 dan 8, pada
data ini belum diterapkan metode LWM (keterangan: KD = kode).

 

  Tabel 6. Website PTS
Jenis Universitas

   KD

A

B

C

D

E

F

G

 

U1

2.3

6

96

17

0

130

233690

 

U2

4.4

4

10

31

1

10

121

 

U3

3.9

5

2

1

695

79

0

 

U4

2.4

4

1

13

8

10

8

 

U5

4.4

3

1

23

89

30

2

 

U6

2.2

4

38

21

9

10

644

 

U7

2.5

2

9

14

79

10

371

 

U8

4.7

3

6

20

143

10

6

 

U9

2.1

4

5

10

0

10

114

 

U10

9.4

0

2

31

321

17

0

 

U11

2.8

3

4

72

18

10

39

 

U12

3.9

5

2

1

695

79

0

 

U13

5.6

3

8

36

78

159

6

  Tabel 7. Website PTS
Jenis Institut

   KD

A

B

C

D

E

F

G

 

I1

35.5

4

14

77

11

10

434

 

I2

3.7

3

10

54

3

93

8

 

I3

3.0

0

1

23

174

22

19

 

Tabel 8. Website PTS Jenis Sekolah Tinggi

   KD

A

B

C

D

E

F

G

S1

4.5

0

71

4

714

37

0

 

S2

13.1

5

13

603

32

10

344

 

S3

5.2

1

7

23

124

51

0

 

S4

7.8

1

1

4

21

10

251

 

S5

2.3

0

3

15

92

42

0

 

S6

4.1

0

19

25

298

39

5

 

S7

119.9

0

57

2

10

10

0

 

S8

3.5

4

2

4

122

76

20

 

S9

5.2

0

4

17

155

53

0

 

S10

1.8

0

1

8

331

5

0

 

S11

2.0

0

1

90

1

5

10

 

S12

9.7

0

1

2

10

8

0

 

S13

2.5

0

1

9

319

37

20

 

Keterangan:

A = Loadtime E = CSS validation

B = Pagerank F = Backlinks

C = Brokenlink G = Rich files

D = Markup validation

 

Perhitungan dengan metode LWM

Setelah diperoleh hasil penilaian website berdasarkan
masing-masing kriteria, selanjutnya dilakukan perhitungan menggu-nakan metode
LWM. Adapun hasil dari perhitugan yang dimaksud dapat dilihat pada tabel di
bawah ini (J = jumlah; R = ranking; w = bobot).

 

 

 

  Tabel 9. Hasil LWM
PTS Jenis Universitas

   KD

A

B

C

D

E

F

G

J

R

 

0.973

1

0

0.775

1

0.805

1

0.929

 

U1

 

 

 

 

 

 

 

 

1

 

0.685

0.667

0.905

0.577

0.999

0

0.001

0.474

 

U2

 

 

 

 

 

 

 

 

9

 

0.753

0.833

0.989

1

0

0.463

0

0.546

 

U3

 

 

 

 

 

 

 

 

5

 

0.959

0.667

1

0.831

0.988

0

0

0.571

 

U4

 

 

 

 

 

 

 

 

3

 

0.685

0.5

1

0.69

0.872

0.134

0

0.451

 

U5

 

 

 

 

 

 

 

 

11

 

0.986

0.667

0.611

0.718

0.987

0

0.003

0.561

 

U6

 

 

 

 

 

 

 

 

4

 

0.945

0.333

0.916

0.817

0.886

0

0.002

0.481

 

U7

 

 

 

 

 

 

 

 

7

 

0.644

0.5

0.947

0.732

0.794

0

0

0.422

 

U8

 

 

 

 

 

 

 

 

12

 

1

0.667

0.958

0.873

1

0

0

0.585

 

U9

 

 

 

 

 

 

 

 

2

 

0

0

0.989

0.577

0.538

0.047

0

0.101

 

U

10

 

 

 

 

 

 

 

 

13

 

0.904

0.5

0.968

0

0.974

0

0

0.465

 

U

11

 

 

 

 

 

 

 

 

10

 

0.753

0.833

0.989

1

0

0.463

0

0.546

 

U

12

 

 

 

 

 

 

 

 

5

 

0.521

0.5

0.926

0.507

0.888

1

0

0.478

 

U

13

 

 

 

 

 

 

 

 

8

 

w

0.29

0.23

0.03

0.06

0.06

0.1

0.23

 

 

 

  Tabel 10. Hasil LWM
PTS Jenis Institut

   KD

A

B

C

D

E

F

G

J

R

 

0

1

0

0

0.95

0

1

0.517

 

I1

 

 

 

 

 

 

 

 

2

 

0.98

0.75

0.31

0.43

1

1

0

0.651

 

I2

 

 

 

 

 

 

 

 

1

 

1

0

1

1

0

0.15

0.03

0.4

 

I3

 

 

 

 

 

 

 

 

3

 

w

0.29

0.23

0.03

0.06

0.06

0.1

0.23

 

 

     Tabel 11. Hasil
LWM PTS Jenis Sekolah Tinggi

   KD

A

B

C

D

E

F

G

J

R

 

0.977

0

0

0.997

0

0.451

0

0.388

 

S1

 

 

 

 

 

 

 

 

12

 

0.904

1

0.829

0

0.957

0.07

1

0.811

 

S2

 

 

 

 

 

 

 

 

1

 

0.971

0.2

0.914

0.965

0.827

0.648

0

0.527

 

S3

 

 

 

 

 

 

 

 

4

 

0.949

0.2

1

0.997

0.972

0.07

0.73

0.644

 

S4

 

 

 

 

 

 

 

 

3

 

0.996

0

0.971

0.978

0.872

0.521

0

0.481

 

S5

 

 

 

 

 

 

 

 

6

 

0.981

0

0.743

0.962

0.583

0.479

0.015

0.451

 

S6

 

 

 

 

 

 

 

 

8

 

0

0

0.2

1

0.987

0.07

0

0.132

 

S7

 

 

 

 

 

 

 

 

13

 

0.986

0.8

0.986

0.997

0.83

1

0.058

0.722

 

S8

 

 

 

 

 

 

 

 

2

 

0.971

0

0.957

0.975

0.784

0.676

0

0.483

 

S9

 

 

 

 

 

 

 

 

5

 

1

0

1

0.99

0.537

0

0

0.412

 

S

10

 

 

 

 

 

 

 

 

11

 

0.998

0

1

0.854

1

0

0.029

0.437

 

S

11

 

 

 

 

 

 

 

 

9

 

0.933

0

1

1

0.987

0.042

0

0.424

 

S

12

 

 

 

 

 

 

 

 

10

 

0.994

0

1

0.988

0.554

0.451

0.058

0.469

 

S

13

 

 

 

 

 

 

 

 

7

 

w

0.29

0.23

0.03

0.06

0.06

0.1

0.23

 

 

 

Analisis Hasil

Hasil penilaian dengan menggunakan metode LWM pada setiap
jenis perguruan tinggi swasta yang telah dilakukan menunjukkan bahwa pada
perguruan tinggi jenis universitas peringkat pertama oleh UMM (0.929), kemudian
diurutan kedua diraih oleh Universitas Ma Chung (0.585). Peringkat pertama pada
PTS jenis institut diraih oleh IKIP Budi Utomo (0.811) dan peringkat ke dua
oleh ITN Malang (0.388). Sedangkan pada 
PTS jenis sekolah tinggi peringkat pertama diraih oleh STIKI (0.811) dan
peringkat kedua oleh STT STIKMA Internasional (0.722).

Namun apabila dilakukan perangkingan secara keseluruhan PTS,
maka lima besar PTS

 

   tersebut secara
berurutan adalah UMM, STIKI,

 

 

 

STT STIKMA Internasional, IKIP Budi Utomo, dan STIBA Malang.
UMM memiliki nilai tertinggi dengan selisih nilai yang cukup banyak dibanding
dengan PTS lainnya, berdasarkan data mentah pada penilain setiap kriteria, UMM
memiliki nilai kriteria rich files paling tinggi diantara PTS lain, yaitu
sebanyak 233690 file. Hal ini menunjukkan bahwa publikasi berupa file sangat
berpengaruh pada aspek penilaian.

Webometric dan 4ICU tahun 2015 mengeluarkan data TOP 100
perguruan tinggi di Indonesia, UMM adalah satu-satunya PTS yang berasal dari
Malang yang masuk dalam katergori tersebut dengan nilai Webometric sebesar 2493
dan nilai 4ICU sebesar 2399. Apabila dibandingkan dengan metode yang dilakukan
dalam penelitian ini, maka hasil peringkatnya ke satu adalah sama.

 

KESIMPULAN

Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa metode Linear
Weightage Model (LWM) dapat digunakan sebagai metode untuk perangkingan website
perguruan tinggi dan kriteria yang diajukan dalam penelitian ini dapat
digunakan sebagai parameter perangkingan website perguruan tinggi.

Data dalam penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar PTS
di Malang sudah mulai memperhatikan kualitas website yang dimilikinya, namun
masih sedikit yang perhatian terhadap publikasi file secara online.

Pengembangan penelitian selanjutnya penulis menyarankan
untuk menambahkan kriteria dalam perangkingan website seperti aspek konten dan
keamanan, serta menambahkan metode di dalamnya seperti Analytical Hierarchy
Process (AHP) untuk mendapatkan bobot kriteria yang konsisten.

 

REFERENSI

Maknunah J. 2013. Pengaruh Biaya Pendidikan dan Biaya
Promosi Terhadap Peningkatan Jumlah Mahasiswa di Stimik PPKIA Pradnya Paramita
Malang. Jurnal Dinamika Dotkom. 4(1): 91-105

PDDIKTI.2015.Pencarian Data Perguruan Tinggi.
http://forlap.dikti.go.id/perguruantinggi Diakses 10 Desember 2015

Aguillo IF, Ortega JL, Fernandez M. 2008. Webometric Ranking
of World Universities: Introduction, Methodology, and Future Developments.
Higer Education in Europe. 33: 233-244

4ICU. 2015. 4icu.Org University Web Ranking Methodology.

http://www.4icu.org/about/ Diakses 2 Januari 2015

Kopertis 12. Peringkat Perguruan Tinggi Indonesia versi
Webometrics Edisi Januari

2015.

http://www.kopertis12.or.id/2015/02/13/perin
gkat-perguruan-tinggi-indonesia-versi- webometrics-edisi-januari-2015.html
Diakses 10 Desember 2015

4ICU.2015.Universities in Indonesia. http://www.4icu.org/id/
diakses 10 Desember 2015

Dominic PDD, Jati H. 2010. A Comparison of Asian e-Goverment
Website Quality: Using a Non-parametric Test. Int. J. Business Information
System. 7(2): 220-246

Rokhman, Moh. Miftakhur. 2015. Sistem Pemeringkatan Media
Online Partai dan Aktor Politik Pemilu dengan Metode LWM, AHP dan TOPSIS.
Thesis. Departemen Ilmu Komputer, Institut Pertanian Bogor, Bogor – Indonesia.

Sayar C, Wolfe S. 2007. Internet Banking Market Performance:
Turkey versus The UK.

Int. J. Bank Marketing. 25: 122-141

Kaur Sukhpal. 2012. An Automated Tool for Website
Evaluation. Int Journal of Comp Science and Information Tech. 3(3): 4310- 4313

Munyarazi Z, Maxmillan G, Amanda MN. 2013. Effects of Web
Page Contents on Load Time Over The Internet. Int Journal of Science and
Research. 2(9): 75-79

Kargar Mohammad Javad. 2011. University Website Ranking from
Usability Criteria Perspective: A Case Study in IRAN. Int Journal of
Advancements Tech. 3(11): 246- 251

Jabble Anish, Sharma Aman Kumar. 2015. Evaluation of
Website. Int J of Adv Research in Comp Science and Software Engineering. 5(6):
55-59

Webometric. http://www.webometrics.info.

Diakses 2 Desember 2015

King A. 2013. The Average Web Page.
OptimizationWeek.com.        
Diakses         16

Desember 2015

03b Network. 2013. What is network latency and why does it
matter?. http://www.o3bnetworks.com/media/40980/w
hite%20paper_latency%20matters.pdf diakses 16 Desember 2015

Jati Handaru. 2010. Hybrid Approach for Website Quality
Evaluation: Linear Weightage Model and Fuzzy Analytical Hierarchy Process.
Disertasi. Computer & Information Science Departement, University
Technology PETRONAS